Selasa, 29 Mei 2012

Mengapa kita dapat masuk sorga?

Banyak orang yang belum percaya mengatakan bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah nabi (Isa Almasih). tapi kita yakin bahwa dialah Tuhan kita, sang Juru Selamat yang memberikan keselamatan bagi kita semua.

Dialah Allah Tuhan yang menyediakan tempat di surga bagi kita semua orang, namun hanya sebagian yang mau menerimanya, yaitu kita orang orang yang percaya.

Mereka yang belum percaya mengandalkan kekuatan dan pikiran mereka untuk mencari Sorga, entah itu dengan menolong, menyumbangkan harta mereka, melakukan kebaikan, dll. Dengan harapan dapat masuk Sorga.

Minggu, 20 Mei 2012

Hukum Kasih

Hukum kasih adalah hukum paling utama bagi orang percaya, hukum kasih mencakup Kesepuluh Perintah Tuhan yang dituliskan dalam Perjanjian Lama (Taurat).

Hukum kasih menerangkan 2 hal, yaitu mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia, begitu juga dengan Kesepuluh Perintah Tuhan.

Jadi hukum kasih pada Perjanjian Baru adalah penggenapan dari Kesepuluh Perintah Allah dalam Perjanjian Lama.

Dalam Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) Hukum kasih ditulis dalam 3 kitab sbb:
  1. Matius 22 : 37-39 [ 37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.]
  2. Markus 12 : 30-31 [ 30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu 31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." ]
  3. Lukas 10 : 27 [ 27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." ]

Sabtu, 19 Mei 2012

Selalu bersyukur

Selama 6 tahun karir sebagai pelatih tim football, Grant Taylor tidak pernah memenangkan sebuah musim kompetisi. Kepercayaan diri pelatih ini tergerogoti. Apalagi setelah pemain terbaik di timnya pindah ke sekolah lain agar dapat bergabung ke tim football yang lebih bagus. Setelah kalah di tiga pertandingan pertama di musim kompetisi, pelatih Taylor mengetahui bahwa sekelompok orangtua murid sedang mendiskusikan agar pelatih ini dipecat. Ditambah lagi tekanan dari kondisi keuangan pribadi yang parah, Pelatih Taylor benar-benar kehilangan harapan dalam mengatasi perasaan takut dan kegagalan yang dialaminya.
Kejadian aneh yang terjadi dalam hidup Pelatih Taylor tiba-tiba membantu dia untuk menemukan tujuan / purpose yang lebih besar daripada sekedar menang dalam pertandingan. Perjalanan spiritual yang terjadi dalam dirinya dan keberanian untuk percaya dengan Tuhan membuatnya mampu membuat semangat baru di tim nya. Yang pada akhirnya membuahkan keberhasilan di dalam dan di luar lapangan football.

Dahulukan ALLAH


Pernah ada seseorang yang tak punya makanan apapun untuk keluarganya. Ia masih punya bedil (senjata api) tua dan tiga butir peluru. Jadi, ia putuskan untuk keluar dan berburu hewan liar untuk makan malam.

Saat menelusuri jalan, ia melihat seekor kelinci, dan ia langsung menembak kelinci itu tapi luput. Ketika ia jalan lebih jauh lagi, dilihatnya seekor bajing, dan luput lagi, dilihatnya seekor kalkun liar di atas pohon dan ia hanya punya sisa sebutir peluru, tetapi ia mendengar perkataan "Berdoalah dulu, bidik keatas dan tinggallah tetap fokus!"

Namun, pada saat yang bersamaan ia melihat seekor rusa yang lebih menguntungkan. Senapannya ia turunkan untuk membidik rusa itu. Tapi lantas ia melihat seekor ular berbisa diantara kakinya yang siap mematuknya, jadi ia turunkan senapannya lebih kebawah lagi, membidik ular tersebut. Tetapi, suara itu berkata "Aku bilang berdoa dulu, bidik keatas dan tinggallah tetap fokus."