Suatu kali seorang bapak berhasil mengumpulkan uang untuk membeli sebuah televisi berwarna. sesampainya di depan toko elektronik "Ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan. "Saya butuh televisi" Jawab pria itu. Pelayan mengajak pria tersebut ke dalam dan menjelaskan satu persatu televisi yang mereka jual. "Kalau yang ini, sedang ada boneus. Jika bapak membelinya hari ini bapak bisa mengambil bonus antena dan kipas angin dengan gratis." Pria itu berfikir sejenak, jelas bahwa antena dan kipas angin lebih murah. "Kalau saya membeli antena, apakah saya mendapatkan bonus televisi?" tanya pria itu, "Wahh tentu saja tidak pak" jelas pelayan sambil menahan tertawa.
Sama halnya yang dialami pria yang ingin membeli televisi. Ada hal yang bisa kita dapatkan sebagai bonus. terkadang banyak dari kita yang hanya memburu 'antena' atau 'kipas angin' saja, padahal jika kita berburu 'televisi' kita akan mendapat bonus yang lebih.
Tak sedikit dari kita yang berburu uang, tahta, cinta, barang mewah dan ilmu yang tinggi tanpa menyadari bahwa semuanya itu adalah bonus. (Matius 6 : 33). memang benar jika kita memperjuangkan untuk membeli 'antena' kita mendapatkan 'antena', tetapi kita tidak mendapatkan 'televisi'. sedangkan jika kita berburu 'televisi' kita mendapat bonus 'antena' serta 'kipas angin'. Kita masing masing bisa memilih sendiri yang manakah yang harus kita kejar dan kita buru.
Jika kita mengejar kerajaan Allah maka semuanya itu akan kita dapatkan, mulai dari uang, harta, cinta, tahta, kepandaian, kewibawaan dan lain-lain. Tuhan tahu apa yang menjadi keinginan kita, apa yang menjadi kebutuhan kita, apa yang hanya menjadikan kita sombong. Oleh karena itu, biarlah segala sesuatunya hanya untuk kemuliaan Allah saja, bagian kita adalah mencari kerajaan Allah dan kebenarannya, karena sudah banyak nubuat tentang guru-guru palsu yang digenapi, guru-guru palsu yang hanya membuat telinga kita senang saja, tanpa menjelaskan kebenaran Firman Tuhan, bahkan mungkin malah tidak mengenal mana yang benar dihadapan Tuhan Allah.
karena Tuhan mengetahui apa yang kita perlukan, Dia juga yang akan menyediakan apa yang kita perlukan. Jadi tak ada alasan lagi bagi kita untuk khawatir akan masa depan, karena Tuhan kita sudah menyiapkan semuanya itu, tinggal kita sajalah yang harus turut bekerjasama dengan Tuhan.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:33-34)
Sama halnya yang dialami pria yang ingin membeli televisi. Ada hal yang bisa kita dapatkan sebagai bonus. terkadang banyak dari kita yang hanya memburu 'antena' atau 'kipas angin' saja, padahal jika kita berburu 'televisi' kita akan mendapat bonus yang lebih.
Tak sedikit dari kita yang berburu uang, tahta, cinta, barang mewah dan ilmu yang tinggi tanpa menyadari bahwa semuanya itu adalah bonus. (Matius 6 : 33). memang benar jika kita memperjuangkan untuk membeli 'antena' kita mendapatkan 'antena', tetapi kita tidak mendapatkan 'televisi'. sedangkan jika kita berburu 'televisi' kita mendapat bonus 'antena' serta 'kipas angin'. Kita masing masing bisa memilih sendiri yang manakah yang harus kita kejar dan kita buru.
Jika kita mengejar kerajaan Allah maka semuanya itu akan kita dapatkan, mulai dari uang, harta, cinta, tahta, kepandaian, kewibawaan dan lain-lain. Tuhan tahu apa yang menjadi keinginan kita, apa yang menjadi kebutuhan kita, apa yang hanya menjadikan kita sombong. Oleh karena itu, biarlah segala sesuatunya hanya untuk kemuliaan Allah saja, bagian kita adalah mencari kerajaan Allah dan kebenarannya, karena sudah banyak nubuat tentang guru-guru palsu yang digenapi, guru-guru palsu yang hanya membuat telinga kita senang saja, tanpa menjelaskan kebenaran Firman Tuhan, bahkan mungkin malah tidak mengenal mana yang benar dihadapan Tuhan Allah.
karena Tuhan mengetahui apa yang kita perlukan, Dia juga yang akan menyediakan apa yang kita perlukan. Jadi tak ada alasan lagi bagi kita untuk khawatir akan masa depan, karena Tuhan kita sudah menyiapkan semuanya itu, tinggal kita sajalah yang harus turut bekerjasama dengan Tuhan.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:33-34)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar